E- BUSINESS, or NO BUSINESS! Praktikkan atau Tinggalkan!






Saya jadi teringat waktu pertama kali saya mengenal dunia bisnis, yaitu pada saat saya SMP di tahun 2008, para pelaku bisnis masih marak menjual barangnya secara konvensional. Saya dulu pernah berjualan mainan, gantungan, sticker dan poster anime yang saya beli dari toko grosir mainan lalu saya bawa ke kelas untuk dijual pada teman-teman, rasanya sangat menyenangkan sekali waktu itu.


Saya juga pernah membuat Video Kisah Bisnis Keluarga yang berisi tentang kisah perjalanan bisnis keluarga saya dan mengandung banyak pelajaran tentang bisnis.

Selain itu, video Draw My Story di bawah ini berisi tentang cerita pengalaman bisnis saya mulai dari jaman SMP, silahkan disimak ya :)


Tapi seiring perkembangan zaman sekarang, lebih tepatnya tahun 2017, kemajuan teknologi mengubah cara orang berkomunikasi dan bertransaksi dengan lebih modern. Semenjak dunia ada dalam genggaman setiap orang, teknologi memberikan banyak sekali kemudahan, salah satu pihak yang sangat diuntungkan adalah para pelaku bisnis, lebih tepatnya yang sekarang biasa kita sebut dengan bisnis online.

Saya tertarik menulis tentang perkembangan atmosfer bisnis online, karena dari perkembangan teknologi yang kian meningkat berdampak pada lahirnya pelopor inovasi-inovasi bisnis online yang bisa menjadi inspirasi para pelaku bisnis online lainnya.

Sejarah dan Perkembangan Bisnis Online di Indonesia
Hasil gambar untuk bisnis online 
 Credit : uangteman.com

Pada dasarnya, bisnis online muncul karena adanya keresahan masyarakat mengenai proses transaksi jual-beli konvensional yang pada masanya mengalami banyak hambatan, mulai dari sulitnya mencari toko yang menjual barang yang diinginkan, kebutuhan konsumen untuk komparasi harga dan kualitas dari toko ke toko, serta jarak yang jauh untuk bisa menemukan toko yang menjual barang yang diinginkan konsumen.

Mengetahui fakta bahwa dari kedua pihak, baik konsumen maupun produsen, merasakan keresahan yang sama, maka para pelaku bisnis mulai memutar otak untuk berinovasi guna memecahkan masalah yang ada dalam transaksi jual-beli. Para pelaku bisnis mulai mencari ide bagaimana produk mereka bisa diketahui oleh dunia, dan para konsumen pun bisa mendapatkan kemudahan dalam mencari informasi produk dengan cepat tanpa ada kendala jarak, waktu, dan tempat.

Bisnis Online adalah segala kegiatan (baik bisnis, maupun urusan atau kepentingan) yang menggunakan fasilitas internet untuk mencapai tujuan (keuntungan atau profit). Tidak ada yang tahu pasti kapan praktik bisnis online mulai diterapkan di Indonesia, tapi pada tahun 1995 menjadi awal yang baik karena dua raksasa E-commerse, Amazon dan Ebay mulai tumbuh, sehingga praktik perdagangan internasional dan ekspor-impor antar negara mulai mewabah.

Informasi lebih lengkap tentang perkembangan bisnis online di Indonesia, bisa kamu lihat dalam infografik bisnis online yang telah saya desain di bawah ini :


Bisnis Online Memecahkan Masalah Bisnis Konvensional


Credit : mibah.com

Seiring dengan berkembangnya teknologi membuat para pelaku bisnis sangat terbantu. Keresahan yang dahulu timbul akibat kelemahan yang ada pada praktik jual-beli konvensional, kini terpecahkan berkat munculnya bisnis online yang memberi kemudahan bagi penjual maupun pembeli dengan mengedepankan efektivitas dan efisiensi.

Bisnis online mampu memanjakan setiap orang agar bisa bertransaksi dengan mudah. Kini kendala jarak penjual-pembeli, bertransaksi di waktu sibuk, tidak memiliki tempat usaha, bukan lagi menjadi perkara yang besar, karena semua bisa terpecahkan berkat adanya bisnis online.

Sebagai contoh paling dekat saja pada bidang kebutuhan primer manusia yang sudah pasti kita perlukan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu makanan dan pakaian. Pada bisnis konvensional, orang yang sedang lapar akan sulit pergi ke restoran karena terjebak hujan, atau kondisi sedang sakit, yang tidak memungkinkan konsumen untuk beranjak dari rumah. Dengan menerapkan bisnis online, para pengusaha restoran memberikan pelayanan delivery service atau jasa pesan antar yang memudahkan konsumen untuk bisa mendapatkan makanan sekaligus bisa memilih menu dan harganya dengan mudah lewat aplikasi di smartphone.

Pada bisnis pakaian, penjual mendapatkan kendala toko pakaian yang sempit, sehingga ketika ramai pengunjung toko akan penuh dan memungkinkan calon pembeli lain beralih ke toko lain. Keresahan lain yaitu penjual tidak memiliki tempat untuk berjualan, bahkan tidak memiliki barang untuk dijual. Kini semua bisa teratasi dengan bisnis online, cukup dengan memfoto produk, mencantumkan spesifikasi barang dan harga, memunculkan nomor telepon, dan unggah ke internet, maka pelanggan akan berdatangan dengan sendirinya.

Maka dari itu, bagi para pelaku bisnis pada bidang apapun harus mengikuti perkembangan zaman khususnya pada bidang e-commerse dengan menerapkan slogan yang sedikit menusuk ini ‘E-Business or No-Business’. Untuk menjangkau lebih banyak konsumen, para pelaku bisnis perlu memperbarui bisnisnya dengan memasarkan produknya secara online, atau jangan berbisnis sama sekali, karena di zaman yang serba cepat ini kita tidak bisa membuat konsumen menunggu lagi karena kendala-kendala klasik bisnis konvensional yang membuat konsumen jengah.

Saya pernah mendengar kata-kata dari sebuah iklan yang cukup membuat saya seketika sadar, kata-kata itu berbunyi : "Untuk mendapatkan sesuatu yang besar itu tidak bisa ditunggu, tapi dijemput!". Jika diterapkan pada dunia bisnis, jangan terus-terusan menunggu pelanggan di toko atau warung, jemputlah konsumen dengan pancingan-pancingan iklan lewat internet!

Kemudahan Bagi Pihak Penjual dan PembeliHasil gambar untuk bisnis online

Credit : webhostmu.com

Lahirnya bisnis online banyak memberikan manfaat bagi para penjual dan pembeli yang mempraktikkannya. Berikut saya paparkan kemudahan yang dirasakan bagi penjual dan pembeli setelah mempraktikkan bisnis online :

1. Kemudahan bagi para penjual

Kemudahan dalam membuka usaha

Pada awalnya para calon pebisnis sedikit merasakan kesulitan saat ingin membuka usaha, mulai dari modal untuk membuat produk, perizinan tempat usaha, dan media promosi yang harus mengeluarkan biaya ongkos cetak banner. Tetapi dengan adanya bisnis online, orang yang tidak memiliki produk sendiri pun bisa membuka bisnis online, yaitu dengan menjual produk orang lain secara dropship dan memajang foto, spesifikasi produk dan harga di toko online atau media sosial secara gratis.

Tidak perlu mengeluarkan biaya sewa tempat usaha

Dengan mempraktikkan jual-beli secara online, para pelaku bisnis tidak perlu menyewa tempat tambahan untuk membuka usaha. Cukup dengan memanfaatkan tempat atau ruangan yang dimiliki seperti rumah sendiri atau gudang yang tidak terpakai.

Contoh pada bisnis makanan, untuk awal yang baik, kita cukup membuka bisnis catering, dengan memanfaatkan dapur rumah dan sedikit ruangan untuk menyimpan box makanan yang dipesan oleh konsumen. Selanjutnya kita pasarkan dengan membangun brand, foto produk yang bagus, cantumkan spesifikasi produk dan harga, serta varian paket makanan, lalu posting di sosial media secara gratis.

Contoh lain pada bisnis pakaian, dengan modal minim rasanya berat untuk membuka toko pakaian seperti butik atau distro, apalagi membuka konveksi sendiri, rasanya perlu mengumpulkan modal lebih lama. Tapi dengan bisnis online, kita cukup memanfaatkan gudang untuk tempat penyimpanan barang. Caranya masih sama seperti di atas, dengan foto produk yang bagus, beri spek dan harga, upload ke social media. Bahkan bisa dimulai tenpa memiliki produk sendiri, yaitu dengan menjual produk orang lain secara dropship.

Tekan biaya iklan dengan Internet Marketing

Biasanya setelah produk telah melalui uji coba, produk siap dipasarkan dengan cara mengenalkan produk pada orang lain. Mulai dari mencetak iklan banner, memasang banner di space iklan pinggir jalan, atau menitipkan barang ke toko atau warung-warung dengan sistem konsinyasi. Tetapi lagi-lagi bisnis online membantu para penjual dengan budget terbatas. Dengan melakukan Digital Marketing, mulai dari yang berbayar sampai yang gratis, penjual bisa menjangkau konsumen dengan lebih mudah, lebih luas, dan yang paling penting tepat sasaran.

Bagi para pemula, bisa memasarkan produknya secara gratis di berbagai macam sosial media, membuat halaman facebook untuk bisnis, menulis di blog pribadi, dan memasang iklan di toko online terkemuka secara gratis. Setelah cukup berkembang, bisa mencoba pemasaran yang berbayar seperti membuat website hosting domain profesional agar tetap menjaga reputasi brand di mata para konsumen.


2.      Kemudahan bagi para Pembeli

Kemudahan dalam mencari produk

Dengan banyaknya orang yang membuka bisnis online, para pembeli tidak lagi kesulitan dalam mencari produk yang dikehendaki. Tinggal scroll layar sana-sini, sekali klik langsung beli. Jadi khususnya para wanita tidak perlu mengitari seluruh mall yang bikin encok para lelaki, hehe.

Kini ketika orang ingin membeli sesuatu, yang pertama dilakukan adalah membuka internet atau aplikasi toko online untuk mengetahui perbandingan harga dan kualitas yang ditawarkan pada setiap produk, sehingga pembeli jadi lebih cerdas dalam memilih produk karena telah menganalisa terlebih dahulu.

Tidak perlu tanya spesifikasi, lihat saja di deskripsi

Di toko online, kita tidak perlu bertanya langsung tentang spesifikasi produk pada penjual secara bertatap muka. Rasanya enggan untuk pergi ke toko yang masih belum kita percaya, apalagi tujuan kita hanya sekedar bertanya-tanya mengenai spesifikasi produk, sangat merepotkan bukan? . Pada toko online telah dicantumkan spesifikasi setiap produk lengkap dengan harga dan info tentang diskon-diskonnya, sehingga pembeli bisa mengetahui dengan rinci produk yang akan mereka beli. Kalaupun kurang jelas, biasanya penjual mencantumkan nomor kontak yang bisa dihubungi agar pembeli bisa bertanya lewat chat atau telepon.

Cerdas dalam memilih kualitas dan harga

Biasanya para pembeli tidak cukup datang ke satu toko dan langsung membeli. Konsumen yang cerdas perlu membandingkan dan menemukan kualitas dan harga yang tepat dengan mengunjungi satu toko ke toko lain agar tidak menyesal kemudian. Dengan bisnis online, pembeli tidak perlu mengeluarkan biaya dan keringat untuk menelusuri berbagai macam toko dengan berjalan kaki atau naik transportasi. Dengan hanya bermodalkan smartphone, pembeli bisa mengunjungi berbagai macam toko online agar bisa menemukan produk dengan kualitas dan harga yang tepat, kapanpun dan dimanapun

Keunggulan dan Kelemahan Bisnis Online
  
 Hasil gambar untuk bisnis online

 Credit : bisnisukm.com
1.      Keunggulan Bisnis Online

Modal Kecil

Untuk membuka usaha atau bisnis online ini hanya membutuhkan modal kecil, bahkan hampir tidak mengeluarkan modal. Karena keseluruhan proses bisnis, mulai dari membangun brand, pemasaran atau pengiklanan, jual beli, sampai customer service dilakukan secara online. Sehingga sangat bisa menekan pengeluaran dalam membukan bisnis online, apalagi bisnis online dropship, kita hanya perlu memasarkan produk orang lain di toko online kita dan dijual atas nama kita, tetapi kualitas produk dan pengiriman dilakukan oleh supplier, kita hanya bermodalkan wadah untuk memasarkan produk kita seperti halaman facebook dan kuota internet yang modalnya tidak seberapa.


Pasar yang Luas

Para pelaku bisnis yang menerapkan bisnis online juga akan menjangkau pasar yang lebih luas daripada bisnis konvensional. Hal ini bisa terjadi karena produk yang dipasarkan secara online akan berpotensi untuk dilihat oleh banyak orang, bahkan dilihat oleh seluruh dunia, karena aksesnya yang mudah. Calon konsumen hanya perlu mengunjungi website atau sosial media yang menjual produk yang diinginkan dan langsung bisa memesan barangnya.

Sistem Kerja 24 Jam Non Stop

Tidak seperti toko biasa yang harus ditunggui dari mulai toko buka sampai waktunya toko tutup. Pada bisnis online, pemilik toko online melakukan sistem kerja 24 jam non stop. Ini artinya para pembeli bisa kapan saja muncul pada notifikasi di Smartphone para penjual untuk membeli atau hanya sekedar bertanya mengenai produk yang dijual. Sehingga waktu yang digunakan untuk melayani pelanggan hanya saat pelanggan menghubungi nomor kontak penjual. Sisanya waktunya bisa diisi dengan memperbarui informasi produk dan melakukan promosi lewat iklan di website maupun sosial media. Kamu pasti akan menikmatinya bukan?

Dapat Dijalankan di Rumah atau Paruh Waktu

Tidak seperti bisnis konvensional yang ketika mereka ingin calon konsumen mengetahui bahwa mereka berjualan suatu produk, mereka harus membuka bangunan toko, warung, mendorong gerobak, dan merawat tempat bisnis tersebut, belum lagi adanya biaya penyusutan aset yang dalam periode tertentu perlu diganti dengan yang baru.

Pada bisnis online praktiknya bisa dijalankan di rumah sendiri dan waktu bekerja pun bisa dilakukan kapan saja dan bisa disesuaikan dengan waktu luang kita atau paruh waktu. Dengan menjalankan bisnis online di rumah akan mengurangi biaya-biaya lain yang biasanya dipakai pada bisnis konvensional.

Promosi dengan Biaya yang Sangat Murah

Di saat bisnis konvensional gencar melakukan promosi dengan mencetak banner yang akan luntur kehujanan, menyewa space iklan mahal di pinggir jalan, membagikan brosur yang 5 detik kemudian dibuang, bisnis online melakukan Internet Marketing dengan biaya yang sangat murah bahkan gratis. Kabar baiknya promosi online bisa membuat iklan tersebut diterima calon pembeli yang memang membutuhkan produk tersebut dengan tepat sasaran.

Penjual pada bisnis online hanya perlu mendesain iklan sendiri yang bisa dipelajari dari internet, mengunggah di sosial media, share di grup yang usia dan minat anggota grupnya berhubungan dengan produk yang dijual, atau jika ingin mendapat jangkauan calon pembeli lebih luas, bisa memanfaatkan jasa pengiklanan berbayar di facebook, dengan biaya yang tidak seberapa dan manfaatnya akan sangat terasa.

2.      Kelemahan Bisnis Online

Rawan Penipuan

Selain memiliki kelebihan, bisnis online juga memiliki kelemahan yang berdampak bagi penjual dan pembeli. Semakin tinggi kecanggihan teknologi yang digunakan pada bisnis online, semakin canggih pula praktik penipuan atau yang biasa disebut dengan cyber crime (kriminalitas dunia teknologi). Hingga hari ini, aksi cyber crime masih terjadi. Baik penjual maupun pembeli bisa menjadi korban penipuan online.

Oleh karena itu, untuk para penjual mau pun pembeli sangat dianjurkan melakukan analisa mengenai profil, kredibilitas, dan testimoni penjual maupun pembeli yang bersangkutan. Karena dengan menerapkan prinsip kehati-hatian akan meminimalisasi terjadinya kejahatan di dunia bisnis online.

Barang Tidak Sesuai Pesanan

Hal ini juga tidak jarang terjadi pada jual-beli online. Barang pesanan tidak sesuai kriteria yang dipesan, baik dari ukuran, warna, bentuk, bahkan jenisnya pun bisa melenceng jauh dari pesanan, alasannya bisa jadi karena adanya unsur kesengajaan maupun keteledoran pihak penjual.

Dengan terpaksa banyak pembeli hanya menerimanya dan menjadikan itu sebagai sebuah toleransi yang dipaksakan. Kenapa? Karena untuk melakukan pengembalian barang itu tidak jarang harus mengeluarkan biaya kirim sendiri dan mengeluarkan uang lebih, bahkan ada toko online yang tidak menerima pengembalian barang dengan alasan apapun. Hal inilah yang menjadi dilema tersendiri bagi para konsumen yang ingin berbelanja di toko online.

Lamanya waktu pengiriman yang tidak wajar

Saat calon pembeli menemukan barang yang diinginkan di internet, maka mereka berharap barang tersebut ingin segera dimiliki dan bisa digunakan secepatnya saat sampai di rumah. Tetapi banyak kasus barang pesanan tersebut dikirim jauh hari setelah proses order, bahkan melebihi estimasi waktu yang tertera pada keterangan lama pengirimannya.

Entah karena pesanan terselip di mana, atau karena kesalahan teknis, yang membuat pesanan tersebut sangat lama untuk sampai tujuan, padahal barang tersebut telah ditunggu calon pemiliknya untuk digunakan. Dalam hal ini, pemesan berhak untuk komplain atau sekedar menanyakan kondisi barang yang dipesan tersebut telah sampai mana. Pemesan bisa bertanya pada fanpage facebook toko tersebut atau pada sosial media official toko tersebut untuk meminta kepastian tentang barang yang dipesan. 
 
Praktikkan atau Tinggalkan!

Hasil gambar untuk bisnis online

Credit : nikojulius.com

Dengan mengetahui banyaknya manfaat dan pengalaman orang-orang yang sudah sukses dari bisnis online, kalian juga bisa mempraktikkan bisnis online, atau jika tidak mau mempraktikkan bisnis online di zaman serba cepat ini, tinggalkan saja dunia bisnismu, jadi karyawan pun sepertinya sudah bisa menghidupi diri sendiri kan? Semua pilihan ada di tangan kalian. Tetapi bagi yang sudah siap dan mau bersaing dengan pebisnis lain di masa depan, saya akan berbagi tips pada kalian bagaimana cara mencapai kesuksesan lewat bisnis online :

1.       Lakukan Analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat)

Sebelum memulai bisnis online, kita harus melakukan analisis tentang kondisi saat ini dengan analisis SWOT. Pertama strength, untuk mengetahui kekuatan, keunggulan, dan nilai tambah dari produk yang akan dijadikan bisnis. Kedua weakness, untuk mengetahui kelemahan produk yang nantinya harus diatasi dalam mendirikan bisnis online. Ketiga opportunity, untuk mengetahui peluang yang ada disekitar untuk dikembangkan menjadi sebuah bisnis online. Keempat threat, untuk mengetahui ancaman-ancaman yang akan terjadi setelah bisnis online ini didirikan dan kamu harus temukan solusinya.

2.       Fokus pada Kemauan, Kemampuan dan Kebutuhan

Selain bisa diterapkan dalam memilih bisnis online, ketiga hal ini juga bisa menjadi acuan untuk memilih hal-hal sulit dalam hidup. Pertama adalah apa kemauan kamu dalam hidup? Apakah kemauan kamu ini nantinya akan bermanfaat untuk orang lain? Untuk memilih bisnis online, kamu harus punya kemauan kuat untuk menjalankannya agar ketika suatu saat kamu berniat untuk berhenti, kamu akan ingat bahwa untuk memulai semua ini butuh kemauan yang kuat, sehingga kamu enggan untuk menyerah dan memilih bangkit.

Kedua adalah kemampuan, apa kemampuanmu saat ini? Apakah kemauanmu berhubungan dengan kemampuanmu? Apakah kemampuanmu ini bisa dijadikan potensi untuk mendirikan bisnis online? Semua pertanyaan ini hanya bisa kamu jawab sendiri. Jika kamu sudah tahu kemampuanmu yang sebenarnya, fokuslah pada hal itu dan teruslah berlatih untuk meningkatkan kemampuanmu agar lebih berkualitas dari sebelumnya.

Ketiga adalah kebutuhan. Apa kebutuhanmu saat ini? Apakah dengan menjalankan bisnis online kebutuhanmu akan terpenuhi? Apakah dengan kita mendirikan bisnis online maka kebutuhan orang lain juga akan terpenuhi? Temukanlah prioritasmu, penuhi kebutuhanmu dalam hidup, maka kita tidak sadar bahwa kita juga telah memenuhi kebutuhan orang lain.

3.       Teruslah berinovasi

Bisnis online lahir dari gesitnya perkembangan teknologi di zaman yang penuh persaingan ini. Tanpa adanya inovasi, maka bisnis online yang dikelola akan ketinggalan zaman. Oleh karena itu, para pebisnis online dituntut untuk terus berinovasi, mengeluarkan produk-produk dan pelayanan yang kreatif serta inovatif, memiliki perbedaan dan ciri khas suatu produk dibandingkan pesaing lain, dan terus memperbaiki kualitas pelayanan serta terbuka untuk menerima kritik dan saran yang membangun dari konsumen agar bisa menjadi quality control untuk menjadikan bisnis tersebut bisa terus berkembang di masa depan.



Mungkin sekian dulu postingan kali ini, kalian ada pertanyaan tentang Bisnis Online atau Internet Marketing ? silahkan tulis di kolom komentar di bawah ya :)

Comments